VIDEO
|
|
Sahabat, Aku Butuh..!!
Sahabat memang tempat kita berbagi. Sahabat juga yang mengingatkan kita di saat-saat sulit. Andaikan guruku bisa menjadi sahabatku....
by:
Opak Ajjah | durasi: 3:10 menit | produser: Opak Omah | director: Opak Ajjah | naskah: Opak Ajjah |
|
Lautku Ceriaku
Mencari kegiatan yang positif tidak usah di luar lingkungan tempat tinggal. Dengan menyadari keadaan alam sekitar, banyak yang bisa dilakukan dan dipelajari.
by:
Megawati, Monalisa, Hariadi, Nur Azizah | durasi: 4:12 menit | produser: ComViro | director: | naskah: Megawati, Monalisa, Hariadi, Nur Azizah |
|
Asal Buang
Bagaimana lingkungan bisa terjaga, bila sampah ada dimana-mana. Keindahan lautpun menjadi ternoda. Dimanakah sebaiknya sampah harus dibuang?
by:
Haidir, Evitamala, Pustania, Isabella | durasi: 3:25 menit | produser: ComViro | director: | naskah: Haidir, Evitamala, Pustania, Isabella |
|
Dunia Bisa Gue Pegang
Remaja perempuan butuh bergaul, dan ingin dipahami oleh orangtuanya.
by:
Nopi, Preti, Susan, Efri, Intan, Vinty, Rio,Kurnia | durasi: 2:52 menit | produser: | director: | naskah: Nopi, Preti, Susan, Efri, Intan, Vinty, Rio,Kurnia |
|
Paka Ko Jale
Tarian tradisi penduduk Kaledupa yang seharusnya diperankan oleh laki-laki mulai ditinggalkan. Hal ini karena cap banci yang dikenakan pada mereka,penari remaja laki-laki
by:
Kamba Nung Kahedupa | durasi: 03: 46 menit | produser: Forkani | director: Kamba Nung Kahedupa | naskah: Kamba Nung Kahedupa |
TULISAN
|
|
Ujian Nasional dan Remaja Indonesia
Selain menjadi momok yang menakutkan, UN juga menjauhkan remaja dari potensi dan cita-cita mereka. Waktu untuk mengasah bakat dan kreatifitas terpaksa dihabiskan untuk latihan mengerjakan soal-soal UN.
Kontributor:
Iwan Syahril |
|
Coba Lihat Aku!
Guruku, janganlah kau paksakan aku
Kerjakan soal-soal matematika yang rumit itu
Karena buntu pikirku ke arah situ
Tapi mungkin ajaklah aku mencipta lagu
Kontributor:
Iwan Syahril |
|
Tentang Masa Depanku
Membawaku terlarut dalam kesunyian
dan membawa puing-puing kepedihan
Akan sosok masa depan
yang begitu menakutkan
Kontributor:
Cumplunk, peserta dari Muntilan |
|
Kita, Remaja dan Ledakan itu....
Tiba-tiba salah seorang rekan saya bilang, "Mana remote TV? Ada dua bom meledak di Jakarta...." Lalu, kami mencoba menyerap sejumlah informasi berbalur spekulasi yang disampaikan dengan gaya emcee oleh 'reporter' salah satu stasiun televisi Jakarta.
Kontributor:
Prima Rusdi, penulis skenario film, fasilitator JR |
|
Dea dan Jalan Remaja
Aku yang cuek namun mudah terhasut, akhirnya sadar, bahwa hidup ini milik aku, dan tidak ada seorangpun yang dapat mengaturku, karena pada akhirnya, semua tanggung jawab akan dilimpahkan padaku.
Kontributor:
Irma Fidela Dhea, peserta dari Makassar |
|
|